Senin, 21 November 2011

Kita tidak usah memusingkan orang yang memfitnah kita dan klarifikasi di setiap fitnahnya..karena itu tidak ada gunanya karena mereka yang tidak suka kepada kita selamanya akan tidak suka dan menganggap segala yang kita lakukan adalah salah. Lebih baik menambah orang yang baik kepada kita....dan lama-lama akan mengikis dan menyingkirkan fitnah itu sendiri ; Mario Teguh-on monday, 20 November '11

Jumat, 30 September 2011

Serba-Serbi

Hellloooo.....
Rasanya kengeeeenn sekali sudah lama tak ngeblog. Setiap mau menulis ada saja gangguan yang bikin aku menyerah. Rasa malas yang tiba-tiba menyergap meskipun dari rumah sebenarnya sudah ada niat buat menulis, kesibukan ditempat kerja yang tak dapat di tinggal-apalagi sekarang menghandle 2 jobs...Sekdir + Receptionist...disaat tengah berkonsentrasi...eehh ring, ring telephone berdering..buyar dech konsentrasi, alhasil mood berubah seketika dan malaslah yang timbul buat ngebuat blog.
Sebenarnya dengan ngeblog little bit bisa membuat hati plong dan lega, meskipun blogging itu sesuatu yang bisu.

Sampai detik ini aku bersyukur sekali dengan hidupku. Apa yang aku inginkan bisa kupenuhi sendiri meskipun belum semuanya. Suami dan anakku yang semakin tumbuh besar, dengan segalan kelucuan dan kenakalannya yang membuat hati berwarna; kadang ngerasa jengkel, letih tapi itu semua terbayar penuh dengan segala kelucuan dan senyum tawanya. Terimakasih atas segala rezeqi, kebaikan, kesehatan, kemudahan dan ketenangan dalam hati ya Rabb... :)

Kamis, 07 Juli 2011

masih mencintaiku....

kata-kata yang kau ucapkan dan kau kirimkan kepadaku....ternyata tidak terbukti..dan semakin kau lihat, akulah yang benar sampai detik ini....:)
kau masih dan akan terus mencintaiku ....
entah, sampai kapan hal ini akan terpelihara  :)
yang jelas...
memang bintang telah mempertemukan kita
bintang telah membawa hembusan nafas kita
bintang yang tetap memberi cahaya cintanya kepada kita

yang jelas, tanpa cinta kita tidak akan tersatukan ...

Rabu, 25 Mei 2011

the last

Tuhan....
mungkin ini yang terbaik bagi semua
aku akan melepaskannya tanpa diminta
aku akan membuatanya pergi dariku meski dia menolak
yach itu yang aku lakukan!!

melepaskanmu bukan berarti aku tidak menyayangimu
tetapi...
aku tahu, bahwa semakin membiarkan ini semua berjalan
semakin engkau akan menyakitiku dan menyakiti semuanya

meskipun aku yakin Tuhan
dia tidak akan pernah bisa melupakan aku
tidak akan pernah bisa
:)

Rabu, 20 April 2011

by kahlil gibran

kekasihku,
cinta adalah bara api yang melalap hati manusia
aku teringat sewaktu awal kali berjumpa denganmu, lalu kau ku kenal selama bertahun-tahun
dan akupun tetap teringat kendati perpisahan suatu waktu pasti tiba
lantaran perpisahan tidak akan sanggup memisahkan cinta kita

kekasihku,
apakah engkau masih ingat saat ditepi aliran sungai
kita duduk dan saling memandang ?...........................
apakah engkau sadar, saat itu matamu bercakap
kepadaku dan mengutarakan bahwa cinta yang engkau jalin bersamaku tidak lahir dari rasa iba atas kerendahan diriku
namun berasal dari keadilan cinta yang sejati :-)

-SENANDUNG-


aku adalah keras kepala penggoda, pencinta dan hakikat cinta
dan inilah hidupku dan beginilah aku hidup

sungguh salah jika mengira cinta datang dari persahabatan dan lamanya perkenalan
cinta adalah musim semi yang sial dari perasaaan jiwa
 
disinilah cinta mulai menggubah prosa kehidupan kedalam hymne nyanyian
disinilah kerinduan cinta menanggalkan kebimbangannya
sebagaimana pandangan pertama dari mata sang kekasih, laksana benih yang ditaburkan di hati manusia, maka ciuman dari bibir kekasih adalah seperti bunga diatas ranting Pohon Kehidupan.
aku dan pantai adalah sepasang kekasih
didekatkan cinta dipisahkan birahi
ketika fajar, kulantunkan gairah cinta asmara pada telinga kekasihku
dan ia pun merengkuhku ke dalam dadanya
ketika sore, kulantunkan doa kerinduan dan ia pun menciumku dengan penuh kehangantan
ketika malam, sesekali aku terjaga dan menyanyi
nyanyian isi hati.......................
aroma bunga bercampur dengan angin sepoi-sepoi ketika kami memasuki kebun itu
duduk dengan tenang disebuah bangku dekat pohon melati
mendengarkan desahan alam yang tidur
dan dibawah langit biru dimana sepasang mata langit menyaksikan drama kami
sungguh nyanyian yang mensyaratkan isi hati terindah sepasang manusia ditengah keindahan cinta